Kita dapat mengaplikasikan beberapa tag pada sebuah text.
yang akan saya gunakan adalah tag-tag sebagai berikut:
- Hyperlink
- Marquee
- Blink
- Font Colour & Size
- Bold Text
- Italic Text
- Underlined Text
Contoh:
<a href="http://www.soundcloud.com/ziepo"><marquee direction="down" scrollmount="2" height="50" width="75%"><span style="color: red; font-size: x-large;"><b><i><u>My Sound</u></i></b></span></marquee></a>
Hasil:
Here are some HTML tags, coding in some fun with attractive appearance for your website. Insert it in the HTML script pace to fill in your website gaps with a little pun!
Here is the one I like the most: COLORED TEXTS!!!
We can apply color on our text by only inserting this tag:
ex: Your Text
ULEMAN REUNI KALUWARGI
Puji sinareng sukur kasanggakeun ka Gusti Allah SWT. Nitih wanci takdir Gusti, ninggang mangsa Qodho
Allah, cunduk wuku panjurung
Hey guys!
So, I decided to write any kind of explanation about my interests.
Well, recently I've been gaining affection in singing. Once it was only a useless hobby, but since high school I've started to dig into the roots of everything about it.
I'm not bragging but yes, I think I'm quite good at it :D not just saying, but having this kind of self-esteem, it took a long time to build.
Having to grow and develop in a family that doesn't have any kind of music-interests background, got me no where, but it didn't really stopped me from loving music and rhythm. Singing was always a hobby. Other than that, I've always been as confident as any person can be, until I met this annoying kid, at the 4th grade, and told me that I have an annoying voice, which made me very uncomfortable -__- Since then it had lower my any kind of belief in one's self.
But then, I entered Junior High and got back what I had lost before, thanks to my music teacher (y) I also gained interest in guitar, having to think that I have a perfect combination that I have been yearning for.
It has been a great thing to enter a school that gives you the opportunity to join the extracurricular, which would increase and develop the talent and ability a person could have. So, since I entered Senior High, I have been joining the school choir. Meeting other people and having the same interest is such a pleasure.
Also thanks to SMANDA's BIVOK (Bina Vokalia) I had the chance of joining many kinds of competitions, which recently I had joined one. Not hoping for any winning or stand-up ovation, I had a wonderful time learning new things, what you are able to do with your vocals. Like once said, "Learning and practice is the most important thing in life. Winning is just a plus score from you get from what you've learned." and ever since it has always been a great motivation.
Loving something so much, having two side effects, indeed evolving into a disastrous agony or into a miracle.
Singing will always be a great blessing for me. And it's pretty funny, that sometimes I have to sing as a figure speaking punishment, it has never been a pressure on me, but a guilty pleasure. I love making other people happy and entertained, and I'll always give the best I can.
I think that's it folks. Hopes you enjoyed it :)
"Iya kemarin tidak jadi rekonstruksi, akhirnya Afriyani diperiksa oleh penyidik terkait penggunaan narkoba ketiga temannya. Kemarin Ibunya juga hadir untuk menjenguk," kata kuasa hukum Afriyani, Efrizal saat dihubungi, Selasa 7 Februari 2012.
Dikatakan Efrizal, untuk rekonstruksi, penyidik menjadwalkan minggu ini. Meski demikian, kuasa hukum belum mengetahui kapan waktu persisnya. Saat ini, kata dia, Afriyani masih dalam keadaan sehat.
Kemarin siang, Afriyani dan tiga rekannya dijadwalkan melakukan rekonstruksi penggunaan narkoba. Tetapi, karena alasan masih memeriksa saksi, akhirnya penyidik membatalkannya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan rekonstruksi akan diperagakan langsung oleh Afriyani dan tiga temannya. Sedangkan korban yang meninggal diperagakan oleh pemeran pengganti.
Untuk pengamanan sendiri, polisi sudah memperkirakan situasi di lapangan. Termasuk berapa jumlah anggota yang akan diterjunkan dan juga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Daihatsu Xenia berwarna hitam B 2479 XI yang dikemudikan Afriyani Susanti, menabrak belasan orang di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Jakarta Pusat, 22 Januari 2012 lalu. Sembilan orang tewas. Empat lainnya luka-luka.
Afriyani Susanti ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut ini. Dia terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum, dan menghilangkan nyawa atas kecelakaan itu.
Dia jerat dengan pasal berlapis, yaitu Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan pasal 127 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dan Obat-obatan terlarang. (umi)
Hari Sabtu, 23 Desember 1995, seorang Ibu sedang mempertahankan nyawa seorang bayi kecil. Telah terjadi komplikasi saat proses melahirkan terjadi, dimana leher bayi kecil itu terlilit tali pusar. Terbukti memang, bayi kecil itu sangatlah lincah sampai terlilit tali pusar. Dokter Emma menyuruh Ayah bayi itu untuk menunggu di luar, dengan begitu cemas. Perjuangan dan kasih sayang Ibunda yang tak berbatas, membuahkan hasil. Hari yang begitu indah bagi pasangan Muhamad Komarudin dan Farida Yuniarti. Matahari masih bersembunyi dibalik belahan bumi lainnya, tepatnya pukul 04.05 telah lahir bayi perempuan pertama mereka di “Clinic Bersalin Dr. Emma” (Jl. Sumatera – Bandung). Bayi perempuan itu adalah penulis. Penulis kecil lahir dengan sehat, berbobot 3,9 Kg dan panjang 51 cm. Bayi itu diberi nama Fauziyyah Fadiyah.
Nama
penulis begitu bermakna dan berarti bagi orangtuanya. Nama seorang anak adalah
harapan bagi orangtuanya. “Fauziyyah Fadiyah” adalah nama yang berasal dari
bahasa arab. Penulis memang masih memiliki darah arab dari sisi Ibunda.
“Fauziyyah” berarti kemenangan atau cerdas, dan “Fadiyah” berarti
menyelamatkan. Ternyata pemberian nama itu sendiri memiliki arti tersendiri
bagi orangtuanya. Penulis lahir pada masa dimana Ayahanda baru saja
mengundurkan diri dari pekerjaannya. Membuat orang-orang disekitarnya
bertanya-tanya. Beliau menjawab, bahwa ia tidak srek dengan pekerjaannya. Dimana ia tidak merasa leluasa dalam
beribadah maupun bertemu dengan keluarga. Beliau menginginkan keselamatan dunia
akhirat, baginya serta keluarga. Jawaban itu tersirat dalam nama penulis. Orangtua
penulisan memberikan nama “Fauziyyah Fadiyah” yang berarti kemenangan yang membawa keselamatan,
sebagai sebuah harapan agar anak perempuannya cerdas, yang akan membawa
keselamatan dan ridha-Nya di kemudian hari.
Rumah penulis pada saat
itu berada di Jln. Suaka No. 31, Leuwi Gajah, Cimahi-Bandung. Nenek dan Ibu
penulis merupakan instruktur senam. Setiap Hari Selasa dan Kamis,
diselenggarakan kelas senam secara rutin di ruang senam/sanggar rumah tersebut.
Ruangan itu dipenuhi Ibu-ibu sekitar bila sudah pada saatnya. Bila sudah
selesai, penulis kecil masuk ke sanggar dengan tubuhnya yang montok dan
rambutnya yang ikal, menyapa Ibu-ibu yang masih basah dengan keringat. Penulis
masih berumur 1 tahun pada saat itu, tetapi sudah tidak aneh baginya berceloteh
di depan mereka. Ngobrol katanya.
Tahun ke-4 penulis
berada di Inggris, artinya sekolah sang Ayah sebentar lagi akan usai. Beliau
beserta Ibunda kemudian memutuskan untuk mengirim pulang penulis, adiknya,
serta Ibunda. Juga dikarenakan sang Ibunda yang sedang mengandung putra
ketiganya, dimana waktu kelahiran sudah semakin dekat. Sang Ayah tetap tinggal
untuk melanjutkan sekolah yang sebentar lagi akan usai.



